Top Ad unit 728 أ— 90

"Negara Kepulauan Tapi Garam Langka"

Tempo

Harga garam yang naik dan sulit ditemukan, hal itu dikeluhkan oleh sebagian warga Jakarta.

"Garam yang biasanya harganya Rp2.000, sekarang naik jadi Rp5.000," ujar seorang warga Palmerah, Linda (38), di Jakarta, Sabtu (19/8/2017).

Garam tersebut juga sulit ditemukan. Biasanya, kata dia, garam mudah dibeli di warung sembako dan pedagang keliling. Namun sekarang, garam dapur sulit ditemukan.

"Ini yang membingungkan, kita negara kepulauan tapi garam langka," jelas dia.


Pedagang sembako, Rizal (60), menjelaskan sulit dan mahalnya harganya garam karena pasokan dari agen yang terhenti. Hal itu sudah berlangsung hingga dua pekan.

"Untuk barang-barang lain tidak masalah, hanya garam saja yang lagi kosong," kata Rizal.

Harga garam, katanya, juga jauh meningkat. Jika sebelumnya harga garam dibelinya dengan harga Rp1.500 dan dijual dengan harga Rp2.000, namun sekarang modalnya naik tiga kali lipat yakni Rp4.500.

"Itu juga garamnya kurang bagus dan kurang halus," katanya seperti dilansir Antara. [Paramuda/BersamaDakwah]
"Negara Kepulauan Tapi Garam Langka" Reviewed by Ganda Pahlawan on 12.58 Rating: 5

Tidak ada komentar:

© Bersamadakwah.net - BedaMedia Grup

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.