Menteri Sri: Perasaan Saya Istimewa, Kemiskinan Turun 10 Persen

- Juli 18, 2018
Tempo
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan capaian Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan yang pertama dalam sejarah Indonesia.


Hal tersebut menanggapi data BPS yang mencatat angka kemiskinan per Maret 2018 yang sebesar 9,82%. Angka kemiskinan ini adalah yang paling rendah sepanjang sejarah.

"Saya sambut dengan perasaan yang sangat istimewa karena selama saya jadi Menteri Keuangan dan di bank dunia, hari ini BPS umumkan tingkat kemiskinan 9,82%, the first time in the history Indonesia tingkat kemiskinannya di bawah 10%," kata Sri Mulyani di Jakarta, Senin malam (16/7/2018).

Pemerintah, kata dia, terus berupaya mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia.

"Tentu kita tahu pemerintah terus mencoba memperbaiki tingkat hidup masyarakat. BPS baru saja keluarkan statistik kemiskinan. Menurunkan di bawah 10% itu, kita tidak berhenti di situ. Kita ingin turunkan lebih lanjut," kata Sri Mulyani.


Soal tingkat ketimpangan yang hari ini juga dirilis oleh BPS sebesar 0,389. Ini menunjukkan Indonesia sudah menuju ke arah yang benar.

"Pemerataan lebih bagus, menurun, sudah di 0,389. Sudah di bawah 0,39 atau 0,4 pada sebelumnya. Jadi Indonesia sudah menuju arah yang benar, dan terus menerus memperbaiki itu. Instrumen yang diharapkan banyak adalah APBN," tambahnya.

BPS mencatat angka kemiskinan per Maret 2018 yang sebesar 9,82% menjadi paling rendah sepanjang sejarah.

"Apakah ini yang terendah, iya (terendah), bisa saya sampaikan kalau dilihat pada tahun Maret 2011 itu persentasenya 12,49%," kata Kepala BPS Suhariyanto seperti dilansir detik.

PR bagi pemerintah dengan angka kemiskinan di Indonesia, sebab meskipun turun, tingkat kemiskinan masih 25,95 juta orang dan tergolong besar.



Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search