Bangkitkan Ekonomi Umat, MUI Dukung Peluncuran Koperasi Syariah 212

- Januari 06, 2017
Semangat membela Islam tidak berakhir hanya pada Aksi Damai 411 maupun 212. Namun berlanjut ke hal yang lain seperti Gerakan Subuh Berjamaah di berbagai tempat di Indonesia. Selain itu juga berlanjut ke sektor ekonomi. Keseriusan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) terlihat dari peluncuran Koperasi Syariah 212. 

Acara Grand Launching Koperasi Syariah 212 tersebut diadakan di Masjid Andalusia Islamic Center Sentul City Bogor, Jumat (6/1/2017). 

Ketua MUI KH Ma'ruf Amin meminta seluruh ulama untuk bersatu menghadapi berbagai macam upaya melemahkan, mulai dari melemahkan ekonomi hingga memecah belah umat.

"Ulama jangan jalan sendiri-sendiri‎, ulama harus bersatu untuk melindungi umat. Tanpa persatuan, umat akan terpecah belah," kata Ma'ruf.

Amin Ma'ruf mengajak umat untuk mengantisipasi gerakan pemecah belah. Banyak organisasi yang dibentuk tujuannya memecah belah umat.

"Jadikan Koperasi Syariah 212 sebagai awal kebangkitan umat," ujarnya.

Sebelumnya, pimpinan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) Tazkia Syafii Antonio mengatakan bahwa sentralisasi gerakan 212 penting untuk dilakukan.

“Sentralisasi gerakan ekonomi 212 penting dilakukan untuk mewujudkan maslahah yang lebih besar” kata Ekonom & Dewan Ekonomi Syariah MUI itu. 

Adalah Eka Gumilar sosok yang melempar gagasan koperasi syariah ke dunia maya. Gagasan itu membesar  dan terus ditanggapi oleh berbagai kalangan. Spirit 212 yang tadinya mulai meredup kembali menyala. Para akademisi, ulama dan pengusaha mulai menghimpun untuk mewujudkan gerakan bersama. [Paramuda/BersamaDakwah]


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search