Top Ad unit 728 أ— 90

Beginilah Akibat Tak Mencuci Bekas Jilatan Anjing


Seorang pria mengalami koma selama enam minggu dan diopname selama lima bulan pasca dirinya terkena infeksi akibat jilatan anjing. Namanya David Money (51). Dia berasal dari Manchester, Inggris. Tubuh Money digerogoti bakteri langka. Nama bakteri itu capnocytophaga.

Penyakit itu bermula pada April 2016. Saat Money gabung dengan sebuah kompetisi balap anjing. Seekor anjing tiba-tiba ada yang menjilatnya. Bukan apa-apa, ia menjilat tepat di bekas luka di kulitnya. Pasca kejadian itu Money mulai merasakan badannya tidak enak.

Money pun segera dibawa ke rumah sakit oleh istrinya. Money mengeluh karena merasakan sensasi kulitnya seperti terbakar. Dan ia pun didiagnosa adanya infeksi, timbul bintil-bintil di badan Money.


Dokter mengeluarkan kesimpulan, ada peluang terbaik yang dimiliki oleh Money untuk sembuh adalah bila ia masuk dalam kondisi koma. Tujuannya agar metabolisme tubuh melambat dan dokter bisa mengontrol infeksi lebih cepat dibandingkan penyebarannya.

Selama enam minggu Money koma dan selama itu pula ia harus berjuang melawan infeksi bakteri. Kerusakan yang diakibatkan oleh bakteri membuat daging di kaki Money mengalami pembusukan sampai ke tulang. Dokter terpaksa membuangnya.

"Aku mengalami beberapa kegagalan organ tubuh yang berujung pada kegagalan ginjal. Kedua kaki aku mengalami luka bakar 90 persen meninggalkan banyak jaringan parut," ujar Money seperti dilansir BBC.

Sampai pada bulan September akhirnya Money bisa pulang. Money sendiri memelihara tujuh ekor anjing. 

Melihat berita tentang hal itu, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring mengingatkan kepada kaum muslim untuk mencuci sebanyak 7 kali ketika terkena jilatan anjing.

"Makanya jika mau sholat, bekas jilatan anjing harus dicuci 7 kali, diantaranya dengan tanah yang bersih," kata Tifatul melalui akunnya. [Paramuda/BersamaDakwah]
Beginilah Akibat Tak Mencuci Bekas Jilatan Anjing Reviewed by Ganda Pahlawan on 10.59 Rating: 5

Tidak ada komentar:

© Bersamadakwah.net - BedaMedia Grup

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.