Top Ad unit 728 أ— 90

"Ibu Masih Kafir di Usia 72 Tahun, Ia Selalu Melakukan Ini Untuk Saya"

"Elu Islam ntar lu miskin lu!" kata teman pesinetron Risdo Matondang.

Ia tak ambil pusing dengan kalimat itu saat dirinya memutuskan untuk masuk agama Islam. Ia yakin semua bisa dan tetap meyakini bahwa niat berIslam bukan karena apapun kecuali hadir dalam hati. Cobaan memang akan selalu ada namun dia yakin akan selalu dibimbing oleh Allah SWT.

Hikmah ketika ia masuk Islam, ibunya yang awalnya keras sekarang agak melunak. Ibu menerimanya dengan lapang dada.

Ibu tidak pernah bertanya kenapa anaknya masuk agama Islam. Padahal Risdo ingin ibunya bertanya dan dirinya pengin berdiskusi soal Islam.

"Sampai saat ini ibu masih kafir. Saya kan tinggal sama ibu di Cibubur," ungkapnya. Ia selalu berdoa agar ibunya mendapatkan hidayah dari Allah SWT. Akan tetapi ia mengembalikan semua kepada Allah SWT karena paman Rasulullah SAW sendiri masih kafir hingga akhir hayatnya.

"Umur ibu kini 72, Alhamdulillah masih sehat," kata mualaf yang sudah tertarik dengan azan sejak kecil itu.

Ibu kadang yang mengingatkan dirinya untuk mendirikan sholat wajib saat azan sudah berkumandang. "Ya Allah kenapa Engkau tidak tegur juga hatinya untuk 'Do ajari ibu sholat', itu yang saya harapkan." ungkap Risdo yang awal-awal masuk Islam kerap bilang ke warung saat mau ke masjid.



"Ibu Masih Kafir di Usia 72 Tahun, Ia Selalu Melakukan Ini Untuk Saya" Reviewed by Ganda Pahlawan on 14.15 Rating: 5

Tidak ada komentar:

© Bersamadakwah.net - BedaMedia Grup

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.