Jokowi: Apakah Ada yang Namanya PKI Balita?

- Juli 18, 2018
Bola
Presiden Joko Widodo mengaku mempunyai tujuan khusus dalam menaikkan tunjangan kinerja Bintara Pembina Desa atau babinsa sebesar ratusan persen.

Sebelumnya diketahui tunjangan kinerja babinsa tipe A naik dari Rp104.000 per bulan menjadi Rp900.000 per bulan. Sedangkan, babinsa tipe B naik dari Rp440.000 per bulan menjadi Rp1,2 juta per bulan. Dalam apel tersebut, sekitar 4.500 anggota Babinsa dari seluruh wilayah Indonesia yang berkumpul di Komplek Lanud Husein Sastranegara Kota Bandung, mengaku telah menerima semua tunjangan tersebut.

Sebagai barisan terdepan, dirinya berharap babinsa harus meningkatkan kemampuan teritorial dan komunikasi sosial hingga mampu mengantisipasi ancaman keamanan dan menangkal penyebaran paham radikal dan terorisme di masyarakat.

"Radikalisme, terorisme jangan sampai dibiarkan berkembang ke mana-mana. Isu-isu yang menyebabkan keresahan jangan sampai berkembang di mana-mana, bisa meresahkan masyarakat," ujarnya dalam Apel Besar Babinsa di Hanggar KFX PT DI di Bandung, Jawa Barat, Selasa (17/07/2018)

Jokowi mencontohkan isu mengenai dirinya sebagai anggota PKI, serta meminta babinsa bisa menjelaskan ke masyarakat bahwa isu itu tidak benar.

"Saudara-saudara juga bisa menjelaskan PKI itu dibubarkan tahun 65, saya lahir tahun 61, artinya umur saya baru empat tahun. Apakah ada yang namanya PKI balita, logikanya itu saja. Ini namanya politik tapi bisa meresahkan masyarakat," paparnya seperti dilansir Rima.


Advertisement


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search